| www.menaraimpian.com |
Togel Hongkong - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai DJBC Kementerian Keuangan tidak menutup mata terhadap usulan mengenai revisi pembatasan nilai barang penumpang yang dianggap rendah.
Direktur Bea dan Cukai Bea Cukai, Robert Leonard Marbun, mengatakan Bea Cukai dan Cukai juga terus mengadakan pembicaraan tingkat internasional dan akan melakukan penyesuaian dengan melihat perkembangan ekonomi.
"Jadi kita juga mendengar masukan dari masyarakat selain internasional, dan kita lanjutkan reviewnya, nah ini juga akan review kita, masukan masyarakat disertakan, dan dalam prosesnya tidak ada harga pasti," kata Robert saat berbicara. dengan detikFinance di kantornya, Jakarta, Selasa (19/9/2017).
Baca juga: Batas Belanja Luar Negeri sebesar US $ 250 Tidak Layak
Aturan saat ini dinyatakan dalam PMK Nomor 188 Tahun 2010 tentang penumpang yang dikenai bea masuk barang karena harganya di atas batas harga yang dikecualikan dengan biaya masuk. Dimana, batas untuk individu adalah US $ 250 per penumpang atau US $ 1.000 per keluarga.
Robert mengatakan, untuk melakukan revisi memakan waktu lama, dan harus mendasarkan prinsip keadilan bagi masyarakat.
"Kaji ulang mungkin nilai plus bisa jadi minus, dan kami selalu memperhatikan penumpang, tapi juga prinsip keadilan tadi, ada pelaku impor barang dan dia harus kita dengar juga, siapa yang impor juga membayar pajak, mempekerjakan orang. , nanti kalau orang ini tidak bisa bersaing maka akan menutupi anak itu, maka orang yang bekerja bagaimana, jadi kebiasaan melihat tidak hanya melihat penumpang, tapi pengecer juga membuat barang yang sama, "katanya.
Sehubungan dengan kapan, lanjut Robert, Bea dan Cukai akan mempersiapkan terlebih dahulu pertemuan diskusi teknis dengan seluruh pemangku kepentingan, sebelum sampai pada pokok permasalahannya yaitu tentang batasan nilai barang penumpang.
"Jika proses pabean direvisi, kita harus membuat semacam perekrutan publik, FGD, bertemu dengan industri, bertemu dengan ini, kita juga harus mengundang peritel lain yang barangnya persis sama, atau kita berbicara dengan industri kecil, "dia berkata.






0 comments:
Post a Comment