Thursday, September 21, 2017

Togel Online - Tim Peneliti Bawah Laut Temukan Makhluk Unik, Nih Wujudnya!

www.menaraimpian.com

Agen Togel Online - Peneliti dengan NOAA Okeanos Explorer telah melihat kumpulan makhluk luar biasa yang hidup ribuan kaki di bawah permukaan laut. Penemuan ini ditemukan saat menyelam baru-baru ini di wilayah perairan dalam misterius di sekitar Pegunungan Musiman Seamounts dan Kepulauan Hawaii. Pelaporan dari Dailymail, Rabu (20/09/2017), tim mengamati segala hal mulai dari komunitas karang dan spons yang menakjubkan sampai laba-laba laut yang panjang memakan anemon. Para periset juga menemukan spesies sisir jelly yang terlihat bermasalah dalam wujudnya yang menjadi hal baru dalam sains.

Makhluk aneh yang tak kasat mata terlihat dalam menyelam di Verdi Seamount. Tubuhnya yang berbentuk ganjil memiliki dua tonjolan bulat dan runcing seperti tutup botol di ujungnya.

Tim tersebut sekarang sedang menjalani ekspedisi di wilayah Samudra Pasifik yang kurang dipahami. Penyelundupan Symphony Deep-Sea akan berakhir pada 30 September sebagai bagian dari kampanye 3 tahun untuk mencapai monumen Pasifik Sains, Teknologi, dan Kebutuhan Laut (Capstone). Dalam misi khusus ini, para periset bekerja untuk memetakan dasar laut dan melakukan observasi air terdalam yang pertama di sekitar Musiman Seamounts dan Kepulauan Hawaii. Baru berumur 2 minggu, para periset telah melihat segala jenis makhluk luar biasa dengan menggunakan Deep Deeper Vehicles yang dioperasikan dari jarak jauh.

Salah satu makhluk lain yang terlihat adalah coffinfole yang tidak biasa, atau dikenal sebagai katak laut. Mereka juga menemukan peti mati merah terang di kedalaman 3.148 meter pada tanggal 8 September di wilayah Musisi Seamounts yang dijuluki Beach Ridge. Meski diketahui berasal dari genus Chaunacops, identitas sebenarnya dari ikan aneh tetap menjadi misteri.

Juga baca: Row of Unique dan Beautiful Animal Looks di Inner Sea Dengan warna yang lebih cerah dan lebih kecil tanpa tengkuk di punggungnya. Para periset mengatakan bahwa spesimen merah terang berbeda dari yang terlihat selama ekspedisi mereka. "Jika perbedaannya disebabkan oleh variasi antar spesies, kita mungkin telah menemukan spesies Chaunacops kedua dan yang tidak diketahui di Kepulauan Hawaii," kata seorang peneliti, dengan sekitar 2 minggu lagi dari misi mereka, para periset akan terus mengumpulkan data dengan lebih sedikit. daerah yang terkena dampak dan penghuninya untuk melengkapi informasi sains masa depan.
Location: Indonesia

0 comments:

Post a Comment