Monday, September 25, 2017

Bandar Togel - Melompat ke Rp13.312 Saat USD Tertekan Krisis Korea

www.menaraimpian.com


Togel Singapura - Mata uang rupiah pada penutupan perdagangan Jumat (22/9/2017) di pasar spot, menguat terhadap dolar AS (USD). Hal ini disebabkan krisis semenanjung Korea yang membuat investor beralih ke safe haven, seperti yen Jepang dan emas membuat indeks USD tertekan.

Indeks Bloomberg pada penutupan sore ini, rupiah melonjak 27 poin atau 0,20% menjadi Rp13,312 per USD. Sebelumnya pagi ini, rupiah membuka 13 poin atau 0,10% menjadi Rp13.326 per USD, dibanding penutupan hari Rabu di level Rp13.339 per USD. Sepanjang hari Jum'at ini, rupiah diperdagangkan di kisaran Rp13.304-Rp13.341 per USD.

Rupiah juga dipantau di data Yahoo Finance, dimana siang ini, mata uang NKRI naik 35 poin atau 0,26% ke level Rp13.310 per USD. Awal perdagangan, rupiah menguat 49 poin atau 0,37% menjadi Rp13.324 per level USD, dibanding penutupan Rabu di Rp13.275 per USD. Jumat ini, rupiah bergerak di kisaran Rp13.277-Rp13.340 per USD.

Sementara itu, data SINDOnews yang bersumber dari Limas, rupiah pada hari Jumat akhir pekan ini, ditutup pada level Rp13.320 per USD atau naik 7 poin dari pembukaan pada level Rp13.327 per USD.

Penguatan rupiah tersebut disebabkan lemahnya indeks USD terhadap yen Kepang, setelah ketegangan meletus di Semenanjung Korea. Dilansir dari Reuters, Korea Utara mengatakan pagi ini mungkin melakukan percobaan bom hidrogen di Samudera Pasifik setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan negaranya akan menghancurkan Korea Utara jika mengancam Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya seperti Jepang dan Korea Selatan.

Ketegangan ini membuat investor mengalihkan pandangan mereka ke aset safe haven. Akibatnya, indeks USD yang melacak greenback terhadap enam saingan utama, turun 0,3% menjadi 92,024. Dolar turun 0,8% terhadap yen menjadi 111,65 yen siang ini, setelah sebelumnya berada di 111,96 yen.

Yen mendapat keuntungan dari krisis Korea sebagai status Jepang sebagai negara kreditor utama dunia, membuat harapan bahwa investor Jepang akan memulangkan aset.

Namun demikian, selama sepekan, dolar masih naik lebih dari 1% terhadap yen, setelah Federal Reserve bank sentral AS mengisyaratkan akan menaikkan suku bunga pada akhir tahun.

0 comments:

Post a Comment