Sunday, September 24, 2017

Togel - Korut Ancam Ledakkan Bom Hidrogen, Kapal Induk Nuklir AS Bermanuver

www.menaraimpian.com


Togel Online - Kapal induk AS, USS Ronald Reagan, melakukan manuver dengan kapal perang Jepang di selatan Semenanjung Korea. Pelatihan tempur ini berlangsung bersamaan dengan ancaman Korea Utara (Korea Utara) yang akan mengucurkan bom hidrogen di kawasan Samudera Pasifik.

Pesawat berkapasitas 100.000 ton Ronald Reagan berbasis di Yokosuka, Prefektur Kanagawa. Pasukan Bela Diri Jepang, dalam sebuah pernyataan, mengatakan bahwa kapal induk AS dilatih dengan kapal perang Jepang di perairan selatan dan barat pulau-pulau utama Jepang sejak 11 September 2017.

Armada AS juga bersiap melakukan latihan terpisah dengan Angkatan Laut Korea Selatan pada bulan Oktober 2017.

Korea Utara mengancam untuk meledakkan bom hidrogen di Samudra Pasifik

Latihan skala besar melibatkan tiga kapal perang Jepang, termasuk dua kapal perusak dan satu dari dua kapal helikopter terbesar di dunia. Manuver gabungan akan berjalan sampai akhir bulan ini.

Pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong-ho mengatakan Pyongyang sedang mempertimbangkan untuk menguji sebuah bom hidrogen di atas Samudera Pasifik. Langkah tersebut dikatakan sebagai respons terhadap tekanan Washington terhadap sanksi ekonomi terhadap Korea Utara.

"Ini bisa menjadi ledakan paling dahsyat dari bom H di Pasifik," kata Ri, menurut Yonhap.

Proposal tersebut diajukan saat Ri meminta untuk mengklarifikasi pernyataan Kim Jong-un baru-baru ini, di mana pemimpin Korea Utara menjanjikan pembalasan terhadap Presiden AS Donald Trump untuknya dan agar negaranya menghina di depan mata dunia, termasuk Korea Utara yang terancam kehancuran total.

Sekretaris Negara Bagian EE. Rex Rex Tillerson mengatakan pada hari Jumat bahwa meskipun ada ketegangan dengan Korea Utara meningkat, upaya diplomatik berlanjut.

"Kami punya tantangan, tapi usaha diplomatik kami terus berlanjut," kata Tillerson dalam wawancara dengan ABC, yang dikutip pada Sabtu (23/09/2017). "Kami telah menempatkan sanksi ekonomi yang lebih kuat terhadap Kim Jong-un," katanya.

"Jadi sedang diuji dengan sanksi, ada suara dari setiap penjuru dunia," tambah Tillerson.

Sementara itu, Rusia menegaskan bahwa pembicaraan diplomatik adalah satu-satunya cara untuk mengatasi ketegangan di Semenanjung Korea.

"Skenario lain dapat menyebabkan konsekuensi yang sangat tidak diinginkan dan bahkan bencana," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. "Moskow terus memanggil semua pihak yang berkepentingan untuk menahan diri," kata Peskov.

Location: Indonesia

0 comments:

Post a Comment