Menaraimpian.com - 5 Anggapan tentang Seks Setelah Punya Anak
![]() |
| www.menaraimpian.com |
Mitos soal tiada atau kurangnya hubungan seks setelah pasangan memiliki anak seringkali dilontarkan pada para ayah baru. “Say good bye to sex”,
kata orang-orang. Kamu akan sulit mencari waktu untuk bercinta.
Kalaupun ada waktu, Agen Casino Online Terbaik tenaga sudah habis karena mengurus anak. Bahkan bila
sempat, kegiatan itu akan sering terputus karena anak terbangun atau
hal-hal lain.
Meskipun hal-hal itu dirasa wajar dan menjadi pengetahuan umum, namun
tidak semuanya benar. Ada banyak hal tentang seks setelah memiliki anak
yang bisa didekati dengan sudut pandang berbeda. Inilah 5 anggapan soal
seks setelah menjadi ayah, dan bagaimana menghadapinya:
Hubungan seks penting untuk orangtua
Memiliki anak membuat para orangtua terbagi perhatiannya dan tidak
lagi memprioritaskan pasangan. Agen Casino Online Terbaik Oleh karenanya ada anggapan bahwa kita
harus selalu melakukan hubungan seks agar kemesraan tetap ada.
Faktanya, meskipun bercinta akan memberi kehangatan, namun penelitian
menunjukkan bahwa hubungan seks bukanlah faktor utama yang menentukan
rasa kebersamaan dan kedekatan dengan pasangan. Kedekatan akan lebih
terbentuk lewat erotisisme.
Apakah bedanya? Psikoterapis Esther Perel menyebutkan bahwa erotisime
lebih terkait pada perhatian, sentuhan, atau kejutan-kejutan pada
pasangan. Menurutnya, ketika pasangan mulai saling menumbuhkan rasa
sayang dan ketertarikan satu sama lain seperti halnya mereka menyayangi
anaknya, sikapnya pun akan berubah. Agen Casino Online Terbaik Bila rasa sayang dan tertarik itu
berujung pada seks, maka mereka akan mendapatkan percintaan yang lebih
berkualitas juga.
Memiliki anak, gairah hilang
Walau bulan-bulan pertama memiliki anak adalah masa yang cukup
melelahkan terutama bagi ibu, namun kita harus menyadari bahwa kesibukan
itu tidaklah selamanya. Memiliki anak memang akan mengubah seks, namun
perubahan itu tidak selalu berarti menjadi buruk.
Peneliti dari Georgia State University menemukan bahwa orangtua yang
berbagi tanggungjawab mengasuh anak memiliki kepuasan seks yang lebih
tinggi dan merasa lebih bahagia bersama pasangannya. Agen Casino Online Terbaik Ini secara tidak
langsung merupakan saran bagi para ayah untuk ikut mengurus anaknya.
Tidak ada waktu bercinta
Kehadiran anak-anak membuat irama kerja orangtua menjadi lebih sibuk.
Ini adalah fakta. Dan bila para orangtua berusaha memiliki jadwal
bercinta seperti saat mereka belum memiliki anak, maka mereka akan sulit
mendapatkannya.
Meski begitu, kehidupan seks tetap bisa dijadwalkan. Mungkin Anda
merasa tidak nyaman memberi tanda pada kalender untuk waktu bercinta, Agen Casino Online Terbaik tapi kadang-kadang itulah yang harus dilakukan. Namun seperti banyak hal
dalam hidup, kuncinya adalah soal persepsi mengenai jadwal tersebut.
Mereka yang terpaku pada jadwal akan kehilangan hasrat. Namun mereka
yang menggunakan waktu jeda sebagai persiapan dan pemanasan, akan
mendapat seks yang menggairahkan. Bersikaplah seperti anak yang menanti
hari ulang tahunnya, sehingga bila saatnya tiba, Anda akan
menggebu-gebu.
Lebih banyak lebih baik
Ada mitos yang menyebutkan, makin banyak seks makin baik untuk
pasangan yang punya anak. Hal ini tentu tergantung seberapa banyak. Agen Casino Online Terbaik Bila
Anda sangat jarang bercinta, atau hanya sempat melakukannya sekali
sebulan, maka lebih banyak dari itu akan lebih baik. Namun dalam hal
seks, banyak itu ada batasnya.
Peneliti dari University Of Toronto Mississauga meneliti pasangan dengan
anak untuk mengetahui hubungan antara seks dengan kebahagiaan. Agen Casino Online Terbaik Mereka
mendapati, pasangan yang sering bercinta lebih bahagia daripada yang
jarang. Namun demikian, pasangan yang bercinta empat kali dalam seminggu
ternyata tidak lebih bahagia dari yang melakukannya seminggu sekali.
Mereka mungkin lebih berkeringat, namun tidak lebih bahagia.
Anak yang menyaksikan orangtuanya bercinta akan mengalami trauma
Salah satu hal yang membuat para orangtua tidak lagi bercinta adalah
keyakinan bahwa anak akan terguncang bila mendapati ayah ibunya sedang
intim. Agen Casino Online Terbaik Ini bisa jadi benar kalau reaksi orangtua berlebihan, seperti
panik, kaget, atau emosi dan menyuruh si anak pergi. Padahal tidak harus
begitu.
Pakar pendidikan anak Deborah Roffman menganjurkan tindakan sederhana
bila anak mendapati mereka sedang berhubungan seks. Pertama, hentikan
kegiatan dan berpakaianlah dengan tenang. Kedua, orangtua sebaiknya
sadar bahwa anak tidak memahami apa yang dia lihat, sehingga respon kita
tergantung pada reaksi anak. Agen Casino Online Terbaik Mungkin orangtua bisa menanyakan apakah
anak minta minum atau lainnya.
Bila anak memperlihatkan rasa bingung atau takut atas apa yang mereka
lihat, mungkin ada baiknya mendekatinya dan memeluknya atau membuatnya
nyaman. Akhirnya, disarankan agar orangtua tidak berbohong bila anak
menanyakan apa yang terjadi. Mereka boleh menjelaskan pada anak-anak
dengan bahasa sederhana. Agen Casino Online Terbaik Namun harus diingat, hal ini kadang-kadang
menjadi awal di mana orangtua harus menjelaskan soal seks pada anak.
Jadi siapkan jawaban sejak sekarang.







0 comments:
Post a Comment