![]() |
| www.menaraimpian.com |
Togel Singapura - Setiap gelar MotoGP Valentino Rossi sering menghiasi berita di beberapa media dunia. Para idola terus mengikuti perjalanan Dokter selama trotoar di jalur besi. Namun dalam empat musim terakhir, pembalap tim Yamaha Movistar bisa dibandingkan menjadi pemanis saja.
Tujuan pernyataan tersebut karena Rossi selalu gagal memenuhi prestasi juara dunia -10. Ironisnya, hal itu terjadi lagi tahun ini dimana ia telah menaikkan bendera putih yang terkait dengan juara perburuan setelah bubar di urutan keempat dengan 188 poin.
Rossi berada di posisi 85 poin di bawah Marc Marquez di klasemen sementara MotoGP 2015. Banyak pecinta balap motor elit tertarik untuk mengetahui mengapa pemilik ke-46 kehilangan momentum untuk memenangkan kejuaraan dunia musim ini.
Kecelakaan di jalur tanah sebelum balapan di Misano pada awal September berubah menjadi sebuah diskusi. Namun Rossi membantah keras apakah ia menjabat sebagai penyebab utama kegagalannya merayakan gelar kesepuluh.
"Bagi saya, itu tidak jauh lebih baik karena saya memiliki terlalu banyak masalah." Sebelum balapan di Silverstone (Agustus), saya pernah bilang saya tidak cukup kuat untuk memperjuangkan kejuaraan, "kata Rossi seperti dikutip Autosport, Rabu (1/11/2017).
"Oleh karena itu, secara realistis, meski saya tidak mematahkan kaki saya, saya tetap tidak bisa memperjuangkan kejuaraan karena saya tidak cukup kuat untuk tidak bisa melakukan dua balapan yang baik secara beruntun," tambahnya.







0 comments:
Post a Comment