![]() |
| www.menaraimpian.com |
Judi Togel - China akhirnya menyetujui pembelian perusahaan printer Samsung Electronics oleh Hewlett Packard (HP) senilai USD1,1 miliar atau setara dengan Rp13,5 miliar. Meski begitu, kesepakatan ini disertai dengan pembatasan tertentu karena kekhawatiran terkait dominasi pasar printer laser di dalam negeri.
HP mengumumkan kesepakatan tersebut pada bulan September 2016, dengan harapan dapat mengganggu pasar fotokopi USD55 miliar. Perusahaan akan fokus pada printer multifungsi dan meningkatkan teknologi pencetakan mobile dan cloud dalam solusi produknya. Hal ini diharapkan dapat terwujud saat transaksi ditutup dalam waktu 12 bulan sementara tinjauan peraturan ditunggu.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Perdagangan mengatakan bahwa pembelian printer laser format A4 oleh HP di China harus dilakukan dengan masuk akal dan masuk akal. Perusahaan juga harus melaporkan harga dan data yang terkait dengan kementerian setiap enam bulan.
"HP seharusnya tidak membeli saham di produsen printer A4 lainnya di China, meskipun ada investasi modal minoritas," kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.
"Anda seharusnya tidak menyesuaikan printer untuk membatasi kompatibilitas pihak ketiga atau mengklaim di iklan bahwa printer tidak kompatibel dengan vendor lain," katanya.
HP memperkirakan akan menutup akuisisi pada kuartal keempat, yang menurut juru bicara perusahaan akan berakhir pada 31 Desember. Sayangnya ia menolak berkomentar mengenai proses kesepakatan. Di sisi lain, Samsung tidak segera merespon.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, HP akan menambahkan portofolio kekayaan intelektualnya, lebih dari 6.500 paten cetak dan hampir 1.300 periset dan insinyur dengan keahlian dalam teknologi printer laser, pencitraan elektronik dan persediaan printer. Demikian seperti dilansir Reuters,







0 comments:
Post a Comment