Monday, December 4, 2017

Bandar Togel Online - Ini Pseudoliparis swirei, Ikan dari Tempat Terdalam di Bumi

www.menaraimpian.com

Togel Online - Tidak semua hewan laut bisa hidup di laut dalam. Anda harus memiliki penyesuaian tertentu untuk hidup di lingkungan yang ekstrem seperti itu.

Seekor ikan yang memiliki kemampuan bertahan di kedalaman laut adalah Pseudoliparis swirei atau snailfish Mariana, spesies yang baru ditemukan.

Ikan ini sedikit lebih panjang dari pada tangan orang dewasa. Kulitnya tembus dan serpihan, membuat organ merah jambu internal terlihat.

Siput ini tinggal di palungan Mariana, sebelah timur Filipina, dengan kedalaman 8.000 meter di bawah permukaan laut.

Pada kedalaman itu tekanan air 800 kali lebih tinggi dari permukaan laut.

Tekanan besar menyebabkan perubahan reaksi kimia, seperti pembentukan protein. Ini menentukan batas seberapa dalam ikan bisa bertahan.

Suhu air laut kemudian sedikit di atas titik beku. Hal ini membuat P. swirei menjadi ikan terdalam yang pernah ditemukan manusia.

"Mereka tidak terlihat sehat atau kuat untuk tinggal di lingkungan yang ekstrem seperti itu, tapi mereka berhasil melakukannya," kata Mackenzie Gerringer dari University of Washington, yang dikutip oleh Science Alert, Kamis (30-11-2017) .

Snailfish sering ditemukan di laut dalam. Mereka hidup mengisap udang dan krustasea lainnya.

Sebelumnya, periset telah menemukan bahwa ambnestomopsis Pseudoliparis tinggal di 7.700 meter (25.300 kaki) di saluran Jepang.

Kini, dengan ditemukannya Swirei P, gagasan tentang keragaman perairan semakin meningkat.

Untuk menemukan P swirei, para peneliti menggunakan 37 spesimen siput laut dari tahun 2014 dan 2017 dengan fasilitas makan antara 6.898 dan 7.966 meter (22.630 sampai 26.135 kaki).

Thomas Linley, ahli lingkungan di University of Newcastle, mengatakan bahwa siput telah beradaptasi untuk masuk lebih dalam dari pada ikan lainnya. Pilihan ini menawarkan tunjangan untuk P. swirei.

"Di sini mereka bebas dari predator, dan bentuk kapal perantara berarti ada lebih banyak makanan," kata Linley.

P. swirei adalah spesies baru berdasarkan analisis DNA dan pengamatan anatomis. Para peneliti menggunakan tomografi komputer untuk memetakan bagian dalam tubuh. Analisis P. swirei dipublikasikan pada hari Selasa (28-11-2017) di jurnal Zootaxa.
Location: Indonesia

0 comments:

Post a Comment